Pilih Gendongan Bayi yang Tepat untuk Si Kecil

Share Tips Unik ke temen kamu

Gendongan bayi dapat digunakan sebagai alternatif untuk penggunaan ayunan bayi. Biasanya akan ada orangtua yang takut untuk meninggalkan bayinya sendirian di ayunan ketika ia akan melakukan berbagai pekerjaan rumah. Karena tanpa pengawasannya langsung ketika di ayunan bayi dikhawatirkan akan terjatuh dan cidera bahkan dapat terjerat apabila menggunakan ayunan dengan bahan kain. Hal tersebut tentu saja sangat mengkhawatirkan oleh orangtua maka dari itu beberapa dari mereka menggunakan gendongan yang dipasang di badan agar lebih menenangkan hatinya.

Tips Memilih Gendongan Bayi yang Sesuai Dengan Kebutuhan

Gendongan Bayi

Memilih gendongan untuk bayi juga harus diperhatikan dengan hati-hati agar terasa nyaman untuk bayi dan orangtua sendiri. Tips yang dapat dipraktekkan ketika memilih gendongan adalah:

  • Seusai usia

Tulang bayi yang masih lahir tentu akan berbeda dengan bayi yang sudah bisa untuk menyangga tulangnya sendiri. Oleh karena itu memilih gendongan perlu disesuaikan dengan usia bayi agar aman dan tidak mengganggu pertumbuhan tulangnya.

  • Nyaman untuk bayi

Kenyamanan gendongan untuk bayi mutlak diperlukan karena biasanya bayi akan digendong dalam waktu yang lumayan lama untuk ditidurkan atau diajak jalan-jalan. Apabila bayi merasa tidak nyaman bisa jadi membuat bayi menjadi semakin rewel dan ibu akan semakin pusing mengartikan mau bayi. Gendongan yang mempunyai posisi tegak sehingga dapat menopang tulang belakanganya dengan baik dan membuat kakiknya terbuka lebar dipandang menjadi jenis gendongan yang nyaman untuk bayi. Selain itu gendongan tersebut juga dapat untuk membantu agar tulang pinggul bayi tumbuh dengan baik.

  • Nyaman untuk orangtua

Selain untuk nyaman untuk bayi, gendongan juga harus nyaman digunakan oleh orangtua ketika menggendongnya. Pastikan memilih gendongan yang kuat sehingga bayi tidak mudah turun. Selain itu pilih gendongan yang dapat untuk mengangkat bayi cukup tinggi dan rapat dengan tubuh sehingga dapat didekap secara sempurna. Agar bahu orangtua tidak mudah pegal ketika membawa gendongan akan lebih baik untuk memilih gendongan yang mempunyai tali yang lebar.

Untuk gendongan bayi juga mempunyai beberapa jenis yang dapat dipilih. Pertama adalah gendongan tradisional yang menggunakan kain jarik atau batik. Gendongan in masih sering digunakan oleh orang tua untuk bernostalgia karena masa kecilnya dahulu mereka juga digendong dengan kain jarik. Akan tetapi sebenarnya gendongan ini sendiri sudah ketinggalan zaman dan kurang praktis dibandingkan dengan beragam gendongan sekarang.

Lihat juga Tips Menekan Pengeluaran Peralatan Bayi Online

Jenis kedua adalah gendongan sling yang pemakaiannya sama seperti gendongan jarik akan tetapi lebih praktis untuk digunakan. Gendongan ini akan lebih kuat ketika diguankan karena mempunyai kain yang lebih tebal dan ikatannya yang lebih kencang dari kain jarik. Untuk harga gendongan jenis sling memang lebih mahal dibanding kain jarik.

Jenis ketiga ada gendongan baby wrap yang merupakan gendongan model samping dan mengikat bayi sesuai dengan selera orangtua. Kain gendongan yang hampir 5 meter dapat diaplikasikan sempurna ketika mengikat bayi sehingga akan membuat bayi lebih hangat. Kain gendongan ini sangat lentur sehingga tidak akan membuat bayi sesak nafas atau kesempitan.

Jenis selanjutnya ada gendongan carrier yang merupakan gendongan untuk bayi yang dibawa di depan. Gendongan ini disarankan untuk bayi yang masih belum bisa menyangga tulang belakangnya sendiri sehingga tidak akan mempengaruhi pertumbuhan tulangnya. Selain itu gendongan jenis ini akan tidak membuat orangtua cepat pegal karena beban bayi berada di kedua bahu dan tidak bertumpuk pada satu bahu saja. Itulah beberapa jenis gendongan bayi yang dapat disesuaikan dengan selera orangtua masing-masing.

Share Tips Unik ke temen kamu

Tinggalkan Balasan